Tanam Padi Serentak di Lahan Cetak Sawah 300 Ha di Kecamatan Daha Utara Kab HSS

Dihadiri oleh Bupati Hulu Sungai Selatan Drs. H. Achmad Fikry, M.AP bersama Ketua DPRD Syamsuri Arsyad, Kepala Dinas Pertanian TPH Prov Kalsel Ir. H. Fathurrahman beserta jajaran Lingkup Pertanian Provinsi dan Kabupaten HSS memulai tanam padi serentak di lahan cetak sawah yang ada di Kecamatan Daha Utara, Kabupaten HSS, Kamis (22/9)

Kabupaten HSS pada tahun 2016, mendapat target luas tanam padi seluas 50.100 Ha. Namun pada rapat terakhir mendapat tambahan target dari Pemerintah Pusat menjadi 50.450 Ha atau bertambah 350 Ha dari target awal. Sampai dengan saat ini luas tanam padi di HSS mencapai 50.924 Ha yang artinya telah melampaui target 100,9 %.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian RI mempercayakan penambahan baku lahan melalui cetak sawah seluas 500 Ha yang dilaksanakan di 4 desa dari 2 kecamatan. Yakni di desa Kayu Abang Kecamatan Angkinang seluas 200 hektar dan di Desa Hamayung, Desa Hamayung Utara dan Desa Paharangan kecamatan Daha Utara seluas 300 hektar. Diharapkan pada bulan januari nanti sudah bisa dipanen secara serentak.

Kepala Dinas Pertanian dan TPH Provinsi Kalsel Ir.H.Fathurrahman mewakili Gubernur Kalsel mengucapkan terimakasih atas dimulainya tanam padi serentak di lahan cetak sawah kepada semua pihak khususnya kepada para petani yang tetap semangat dan tidak mengenal lelah serta terus berjuang untuk kemajuan pertanian.

Beliau mengatakan produksi padi di banua kita terus meningkat. Berdasarkan data tahun 2015, produksi padi lebih dari 2,1 juta ton gabah kering giling atau setara beras lebih dari 1,2 juta ton beras. Sehingga kita tetap percaya diri menjadi salah satu provinsi penyangga beras nasional.
Ia berpesan kepada para petani supaya jangan ragu-ragu untuk terus bekerja di sektor pertanian. Karena pemerintah provinsi bersama kabupaten kota melakukan upaya yang maksimal untuk mendukung petani dalam mendukung usaha pertaniannya.

“Didalam prioritas pembangunan tahun 2017, saya meletakkan Kalsel menuju sentra pangan. Keseriusan pemerintah diharapkan mendapat dukungan oleh petani yang langsung menjadi ujung tombak bidang pertanian ”, ujarnya.
Kemudian Beliau mengajak mari pertahankan prestasi banua kita sebagai salah satu provinsi penyangga produksi padi / beras nasioanl.

Sebelumnya Bupati berharap cetak sawah ini betul-betul bisa mensejahterakan para petani. Karena 80 persen penduduk HSS bekerja dalam bidang pertanian, apabila 80 persen masyarakat HSS sejahtera maka sejahteralah penduduk HSS. Selain itu juga Bupati berharap masyarakat yang sebelumnya mendapatkan program Rastra, setelah mengelola cetak sawah 1 Ha 1 KK bisa mandiri dan tidak memerlukan bantuan Rastra lagi.

Bupati juga berpesan kepada masing-masing desa supaya bisa membuat peraturan desa. Bagi tanah-tanah yang tidak digarap/dimanfaatkan agar bisa diserahkan ke desa untuk dikelola supaya lahan yang tidak digarap tidak menjadi sarang tikus. Manfaatkan dengan kebijakan desa, yaitu lahan yangg tidak digunakan diserahkan ke desa.

webDSC_5762

Pada kesempatan itu, diserahkan bantuan Hand Sprayer dari pemerintah pusat dan penyerahan racun tikus dari pemerintah daerah kepada 5 Gapoktan yakni Kayuh Baimbai, Gawi Bersama, Suka Maju, Ruhui Rahayu dan Tunas Harapan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*