Pasar Murah (Bazar Ramadhan 1435 H)

Selasa tanggal 22 Juli 2014 dari pukul 09.00 – 12.00 WITA, Dinas Pertanian, Perikanan dan kelautan, Kehutanan Prov. Kalsel bekerja sama dengan tim penggerak PKK Prov. KalSel mengadakan Pasar Murah atau Bazar Ramadhan 1435 H. Acara ini digelar di halaman kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan dan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Selatan (di samping Minggu Raya / di belakang taman Van der Pijl kota Banjarbaru). Acara ini dibuka oleh Ibu Gubernur Kalimantan Selatan sekaligus Ketua PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Hayatun Fardah Rudy Arifin.

Pasar murah / Bazar Ramadhan 1435 H Kerjasama Dinas/Instansi Lingkup Pertanian, Kehutanan, Perikanan, dan Kelautan Provinsi Kalimantan Selatan dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan

spanduk

 

Pembukaan acara Pasar Murah/Bazar Ramadhan 1435 H

pasar_ramadhan

 

Acara dibuka oleh Ketua PKK Provinsi Kalimantan Selatan Hj. Hayatun Fardah Rudy Arifin

pasar_murah_kalsel

 

Penyerahan Bingkisan

penyerahan_bingkisan

Lelang Lukisan Karya Ibu Gubernur Kalimantan Selatan Hj. Hayatun Fardah Rudy Arifin yang didapatkan oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Selatan yang akan didonasikan untuk Gaza

lelang_lukisan

 

Stand sayuran

stand_sayuran

 

Stand UMKM Provinsi Kalimantan Selatan

stand_umkm

 

Stand Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dinas Pertanian  Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi  Kalimantan Selatan

stand_pphp

Publish on July 22nd, 2014 under Informasi, Kegiatan by Distan TPH KalSel | No Comments »

Rencana Kinerja

Tahun

 

Publish on July 3rd, 2014 under Data dan Arsip, Informasi by Distan TPH KalSel | No Comments »

Alokasi Sarana Produksi Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan

Alokasi Sarana Produksi Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan (Dinas Pertanian TPH) Tahun 2014 untuk Poktan dan Gapoktan se-Kalimantan Selatan

No
Nama Alat & Kegiatan
Satuan
Kabupaten
Jumlah
Tabalong
Balangan
HSU
HST
HSS
Tapin
Banjar
Banjarbaru
Tanah Laut
Tanah Bumbu
Kotabaru
Batola
1
Saprodi Pengemb Padi
Ha
300
250
300
300
-
400
300
-
500
250
300
300
3200
2
Saprodi Pengemb Jagung Hibrida
Ha
125
-
-
100
100
50
-
-
500
-
-
-
875
3
Saprodi Pengemb Kedelai
Ha
50
-
70
-
-
50
-
-
100
-
25
-
295
4
Saprodi Pengemb Kacang Tanah
Ha
-
-
-
-
-
-
-
-
50
100
-
-
150
5
Saprodi Pemberd Penangkar Padi
Ha
-
-
-
35
-
25
-
-
25
25
40
-
150
6
Saprodi Pemberd Penangkar Kedelai
Ha
25
-
-
-
-
-
-
-
25
-
-
-
50
7
Saprodi Pemberd Penangkar Kcg Tanah
Ha
-
-
-
-
-
10
15
-
-
-
-
-
25
8
Fasilitasi Benih Sumber Jeruk (BPMT)
Batang
-
-
-
300
-
300
-
-
-
-
-
300
900
9
Saprodi Penangkaran Bawang Merah
Ha
-
-
-
0,5
0,5
0,5
-
-
0,5
-
-
-
2
10
Saprodi Pengamanan Penyakit Diplodia
Unit
-
-
-
1
-
1
-
-
-
-
-
1
3
11
Saprodi Pengamanan Penyakit Pisang
Pohon
-
-
-
-
200
-
-
-
200
-
-
-
400
12
Saprodi Pengembangan Sayuran
Ha
5
-
-
10
-
-
-
-
5
10
5
5
40
13
Saprodi Pengembangan Tanaman Hias
Pkt
-
-
-
1
1
-
-
-
-
-
-
-
2
14
Saprodi Pengembangan Bawang Merah
Ha
-
3
-
-
3
3
3
3
-
-
-
-
15
15
Saprodi Pengembangan Tanaman Obat
Pkt
-
-
-
-
-
1
-
-
-
-
-
-
1
16
Saprodi Demplot Tanaman Lombok
Pkt
-
1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
1
17
Saprodi Penumbuhan Sentra Cabe Hiung
Pkt
-
-
-
-
-
1
-
-
-
-
-
-
1
18
Saprodi Pengem Tanaman Hortikultura
Pkt
1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
1
19
Saprodi Pengembangan Jeruk
Ha
-
-
-
25
-
22,5
-
-
-
-
-
50
97,5
20
Saprodi Pengembangan Durian
Ha
15,5
-
-
7
-
-
-
-
15,5
-
-
-
38
21
Saprodi Pengembangan Duku
Ha
-
-
-
-
15
-
15
-
-
-
-
-
30
22
Saprodi Pengembangan Pisang
Ha
25
-
-
-
-
-
10
-
25
-
-
-
60
23
Saprodi Pengembangan Rambutan
Ha
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
30
-
30
24
Saprodi Pengembangan Nenas
Ha
15
-
-
-
15
-
-
-
-
-
-
-
30
25
Saprodi Pengembangan Semangka
Ha
-
-
-
-
-
-
-
-
5
-
-
-
5
RENCANA PENYERAHAN
TGL/BLN
-

Publish on July 3rd, 2014 under Informasi by Distan TPH KalSel | No Comments »

Alokasi Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Alokasi Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Dinas Pertanian TPH) Tahun 2014
untuk Poktan/Gapoktan se-Kalimantan Selatan

No
Kab/Kota
Hand Traktor
Pompa Air
Power Tresher
Perontok Jagung
Perontok Kedelai
Combine Harvester
Flat Bed Dryer
Rice Miling Unit
Moisture tester
Rencana Penyerahan
1
Tabalong
15
2
14
-
3
-
-
-
-
2
Balangan
-
-
5
-
-
-
-
-
-
3
H.S. Utara
5
2
-
-
-
1
-
-
-
4
H..S. Tengah
15
-
-
-
-
-
-
-
-
5
H.S. Selatan
12
-
1
2
-
-
1
-
3
6
Tapin
5
-
-
2
-
1
1
-
-
7
Banjar
7
-
1
1
-
-
-
-
-
8
Banjarbaru
-
1
-
-
-
-
-
-
9
Barito Kuala
8
-
-
-
-
-
-
-
-
10
Tanah Laut
20
1
2
-
-
-
-
-
-
11
Tanah Bumbu
7
5
10
-
-
4
-
1
-
12
Kotabaru
16
-
8
1
-
1
-
1
-
Kalsel
110
10
42
6
3
7
2
2
3

Publish on July 3rd, 2014 under Informasi by Distan TPH KalSel | No Comments »

Rp 1 Juta untuk Pemenang

bpost01072014

Pameran Anggrek Digelar di Duta Mall

Rebut hadiah utama berupa uang Rp 1 juta dan hadiah menarik lainnya pada Borneo Spectacular Expo, Years Grateful Moment, yang digelar Rabu (2/7) hingga Minggu (6/7).

PT Lien Tripolar Perkasa dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalsel menggelar pameran dan lomba bunga Angrek Hybrid dan Species serta lomba merangkai bunga kain.

Acara berlangsung di Atrium lantai dasar Duta Mall Banjarmasin, peserta bisa mendaftarkan diri di Duta Mall lantai dasar (belakang SimCorner). Biaya pendaftaran sebesar Rp 50 ribu.

Ketua DPD PAI Kalsel, Aida Muslimah Rosehan NB, dan Ketua Panitia Pelaksana, Joice Saphira, menemui pembina DPD PAI Kalsel, HG (Pangeran) Rusdi Effendi AR, Senin (30/6).

Pemimpin Umum BPost Group itu menerima rombongan di ruang kerjanya. Saat kegiatan, Rusdi mendapat kesempatan menjadi juri untuk menentukan pemenang favorit pada lomba.

Menurut Aida, kegiatan pameran serta lomba merangkai bunga kain untuk melestarikan anggrek di Kalsel.

“Teman-teman PAI dan juga pengoleksi anggrek lainnya silakan daftarkan anggreknya untuk dipamerkan. Selanjutnya akan ada lelang untuk pengembangan konservasi anggrek Kalimantan,” katanya.

Tujuan kegiatan itu agar anggrek Kalsel lebih lestari lagi dan mengajak masyarakat berbuat sesuatu untuk kelestariannya. Pameran dan lomba nantinya juga memberikan edukasi bahwa anggrek bernilai dan bagus untuk culture.

Ditambahkan Joice, untuk menyukseskan kegiatan, telah dijalin kerja sama dengan Dinas Pertanian Kalsel. Pembukaan, Rabu (2/7), diisi talkshow keremajaan membahas tentang sosialisasi bahaya narkoba bagi kalangan anak muda oleh petugas BNN Kalsel.

Memeriahkan gelaran itu, panitia pada acara penutupan akan menghadirkan band papan atas, yakni Band Ungu. Joice pun mengajak masyarakat jangan sampai melewatkan kegiatan dari awal sampai selesai. Dan masyarakat pun akan lebih mengenal anggrek.

Sumber: Banjarmasin Post Edisi Selasa 1 Juli 2014

Publish on July 2nd, 2014 under Artikel, Informasi, Kegiatan by Distan TPH KalSel | No Comments »

10 Unit Telah Diserahkan – Kelompok Tani Dapat Bantuan Traktor Tangan

berita-bpost-30062014

Ratusan unit traktor tangan yang akan diberikan kepada sejumlah kelompok tani, tiba di kantor Dinas Pertanian dan Hortikultura Batola, Marabahan.

Alat pertanian yang masih dalam kemasan tersebut, kemudian dibongkar untuk dirakit. Dari ratusan traktor, 10 unit telah diserahkan kepada 10 kelompok tani. Informasi yang diperoleh, 10 unit itu merupakan aspirasi dari warga yang disampaikan langsung ke anggota DPR-RI saat datang beberapa waktu lalu. “Istilahnya, pemberian traktor tangan ke 10 kelompok tani melalui dana asporasi,” kata sumber Bpost.

Kepala Dinas Pertanian Batola, Zulkifli Yadi Noor, mengakui, dari 34 unit yang diberi dari uang APBN, 10 unit di antaranya sudah diterima kelompok tani. Selain itu, ada delapan unit yang dibeli melalui dana APBD Provinsi Kalsel. “Dari APBD Batola sebanya 72 buah unit,” sebutnya.

Rencana berikut, ratusan unit akan dibagikan kepada kelompok tani yang telah mengajukan proposal. “Kami akan seleksi kelompok tani yang berhak menerima traktor tangan tersebut,” tutup Zulkifli.

Sumber: Banjarmasin Post Edisi Senin, 30 Juni 2014

Publish on July 1st, 2014 under Artikel, Informasi, Kegiatan by Distan TPH KalSel | No Comments »

Band Ungu di Pameran Anggrek

Digelar LTP dan PAI Kalsel di Duta Mall

Ajang bergengsi Spectacular Expo 2014 akan digelar kali pertama PT Lien Tripolar Perkasa dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Kalsel di Duta Mall, Banjarmasin, Rabu (2/7) sampai Minggu (6/7).

Dalam kegiatan tersebut akan diadakan pameran anggrek yang diikuti perwakilan dari berbagai daerah. Kemudian, lomba serta lelang anggrek.

Ketua Panitia Pelaksana, Joice Saphira, mengatakan, kegiatan lelang anggrek nantinya diperuntukkan dalam pemberdayaan anggrek bagi yang hampir punah.

“Kami kerja sama dengan Dinas Pertanian Kalsel. Melalui acara ini akan membantu melestarikan anggrek yang sudah mulai hampir punah, “ujarnya kepada Bpost, kemarin.

Rencananya, kegiatan akan dibuka Dinas Pertanian Kalsel pada 2 Juli nanti. Namun isi kegiatan tidak hanya pameran. Pada Jumat (4/7) dan Sabtu (5/7), talk show keremajaan membahas tentang sosialisasi bahaya narkoba bagi kalangan anak muda oleh petugas BNN Kalsel.

Bagi masyrakat yang berkunjung, tidak dikenakan biaya alias gratis. Sementara itu pada acara penutupan nanti, panitia juga akan menghadirkan band papan atas, yakni Band Ungu.

“Pokoknya seru deh. Jangan sampai dilewatkan kegiatannya dari awal sampai selesai. Memang selain utnuk memeriahkan Ramadan juga melaui acara ini sebagai ajang memperkanalkan anggrek kepada para pengunjung,” pungkasnya.

Sumber: Banjarmasin Post Edisi Senin 30 Juni 2014

Publish on July 1st, 2014 under Artikel, Informasi, Kegiatan by Distan TPH KalSel | No Comments »

Tomtato, Tomat dan Kentang dalam Satu Pohon

TomTato

Ini adalah pohon TomTato. Gabungan dari pohon tomato (tomat) dan potato (kentang). Sebenarnya, sudah banyak orang yang mencoba menyambung tomat dan kentang ini. Namun, baru pihak Thompson and Morgan, Inggris, yang berani menjualnya tahun 2013 lalu.

Disambung jadi Satu

Proses menyambung tumbuhan, adalah proses menggabungkan dua tanaman berbeda, menjadi satu kesatuan. Batang pohon tomat dipotong, kemudian disambung dengan batang pohon kentang. Nantinya, kedua batang saling mengikat menjadi satu secara alami.

Teknik menyambung  ini biasanya dilakukan untuk menggabungkan dua tanaman dengan keunggulan berbeda. Tanaman baru yang dihasilkan, akan memiliki gabungan kualitas dari masing-masing tanaman.

Kekurangan

Sayangnya, rasa buah tomat pohon TomTato tidak seenak tomat biasanya. Hal itu disebabkan oleh nutrisi yang mengandung rasa manis pada tomat, harus dibagi ke umbi kentang. Selain itu, jumlah buah tomat yang dihasilkan, lebih sedikit dibandingkan pohon tomat yang ditanam sendiri.

Satu Keluarga

Agar bisa berhasil digabung, batang pohon tomat dan kentang harus punya ketebalan yang sama. Proses menyambung kedua tanaman ini termasuk mudah, karena tomat dan kentang masih satu keluarga.

Istimewanya lagi, tomat dan kentang pada TomTato berbuah di musim yang sama! Pada saat tomat siap dipetik, kentangnya pun siap ditarik dari dalam tanah.

Sumber: Majalah Bobo Edisi 07 Tahun XLII

Publish on June 30th, 2014 under Artikel, Informasi, Literatur Senin by Distan TPH KalSel | No Comments »

Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas Tanaman Hortikultura

Informasi:

Untuk menghemat ruang penyimpanan data, Anda akan menemukan beberapa file yang disimpan di dalam Google Drive. Untuk mendownload file tersebut, silakan login dengan akun google Anda dan klik tombol “Minta Akses”. Tautan download akan dikirimkan ke email Anda pada jam kerja.

Untuk data angka tetap tahun 2013, upload data sedang dalam proses.

Terima kasih ^_^

Angka Tetap Tahun 2013

 

Angka Tetap Tahun 2012

Angka Tetap Tahun 2011

Angka Tetap Tahun 2010

Angka Tetap Tahun 2009

Publish on June 30th, 2014 under Data dan Arsip, Informasi by Distan TPH KalSel | No Comments »

Penjual Jamu Keliling Gembira Ada Tanaman Obat

Pekarangan Rumah Babinsa Jadi Proyek Percontohan

toga

Rukimin yang selalu aktif dalam kegiatan lingkungan hingga mengenmbangkan Tanaman Obat Keluarga (Toga) di pekarangan rumahnya.

Pekarangan rumah Rukimin, aggota Babinsa Koramil Banjarbaru di lingkungan Jalan M. Cokrokusumu Gang Muslimin RT 12 RW 3 Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarabaru Selatan, kini menjadi proyek percontohan pengembangan tanaman obat keluarga (toga).

Pemilihan lahan pekarangan Rukimin sebagai proyek percontohan pengembangan tanaman obat keluarga ini selain lahan pekarangannya memang cukup memadai, juga karena peran aktif Rukimin yang begitu peduli lingkungan dan kehutanan.

Tak heran jika Rukimin mendapat penghargaan peduli lingkungan dari pemerintah.

Lahan yang jadi proyek percontohan tanaman obat keluarga ini digarap seluas 10 x 30 meter. Selain itu, diseberang halaman rumah itu, juga terhampar lahan kosong seluas 500 meter persegi.

Pemilihan Gang Muslimin di lingkungan RT setempat sebagai proyek percontohan sekaligus untuk cluster Kampung Toga dilatarbelakangi mata pencaharian kebanyakan ibu-ibu sebagai penjual jamu tradisional keliling yang bahan bakunya berasal dari tanaman obat-obatan.

Di lingkungan RT setempat, ada belasan warga yang bekerja sebagai penjual jamu tradisional keliling.

Lurah Sungai Besar Akhmad Rifani menjelaskan, melihat latar belakang warga setempat yang banyak berjualan jamu tradisional keliling, pengembangan tanaman obat keluarga di lahan pekarangan warga justru dinilai sangat tepat.

“Tanaman obat keluarga selain memberikan manfaat praktis bagi keluarga, juga mempermudah warga untuk mendapatkan bahan baku jamu, karena bisa mendapatkannya cukup dari lingkungan setempat, ” ucap Akhmad Rifani.

Tanaman obat keluarga yang ditanam seperti jenis jahe, janar, temulawak, kencur dan diperkaya lagi dengan jenis tanaman herbal lainnya.

Untuk pengadaan bibit tanaman obat, proyek percontohan toga ini mendapat dukungan bibit dari UPT Hortikultura Kalsel yang sekaligus sebagai pembimbing teknis untuk penanaman, pemeliharaan sampai petik panen.

Selanjutnya, untuk pengalahan tanaman obat, proyek percontohan toga ini melibatkan kerja sama dengan pihak sekolah tinggi farmasi.

Sedangkan pemasaran melibatkan dan kerja sama dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) program Kementerian Koperasi dan UKM.

Rukimin menyatakan, menyambut positif sekali dengan adanya proyek percontohan pengembangan toga di halaman pekarangan rumahnya.

“Kami optimistis, proyek percontohan pengembangan toga di lahan pekarangan dapat berhasil dan semoga ini dapat semakin berkembang di rumah-rumah warga lainnya sehingga Gg Muslimin khususnya RT 12 RT3 ini bisa menjadi contoh kampung toga,” kata Rukimin.

Nurhalizah, Rusnilah dan Jamilah, merupakan contoh tiga ibu rumah tangga dari warga setempay yang sehari-harinya berjualan dan menjajakan jamu tradisional.

Ketiganya pun sangat menyambut gembira adanya pengembangan toga di lingkungan tempat tinggalnya.

“Bahan baku tanaman obatan untuk jamu, semakin sulit. Kamis mesti mencari jauh ke pasar Martapura. Kadang mahal. Nah, kalau di kampuung sudah ada pengembangan toga, bahan baku untuk kami berjualan kan tidak sulit lagi,” ucapnya.

Sumber: Metro Banjar Edisi 24 Juni 2014

Publish on June 25th, 2014 under Artikel, Informasi, Kegiatan by Distan TPH KalSel | No Comments »